Energi Misterius yang Ada di Piramida Mesir

Diposkan oleh GaBohong

Hingga sekarang, piramida Giza di Mesir masih meninggalkan sejumlah misteri. Dari segi arsitekturnya, pembangunan piramida tersebut sangatlah akurat. Sudut pada alasnya selisih kurang dari satu setengah inci satu sama lain. Mengingat bahwa dasar piramida mencakup lebih dari tiga belas hektar, kondisi hampir rata sempurna ini jauh melebihi ketelitian arsitektur terbaik pada masa kini.


Pengukuran pada piramida menunjukkan bahwa konstruktor bangunan ini telah mengetahui nilai "Phi" (3.14 ...) ribuan tahun sebelum Pythagoras, yang disebut sebagai Bapak Geometri, mengenalkannya. Mereka juga tahu bentuk bola dan ukuran bumi secara tepat dan telah memetakan secara akurat peristiwa astronomi yang kompleks. Beberapa ruangan di dalam piramid mengarah pada konstelasi bintang tertentu, seperti misalnya berhubungan dengan konstelasi sirius dan orion.

Apa artinya semua ini? Siapakah orang yang membangun piramida Giza? Siapa pun mereka, mereka telah mengkodekan begitu banyak informasi matematika, geografi, dan astronomi akurat ke dalam struktur bangunan mereka.


Dengan desain sedemikian rupa, konstruksi piramida dan keselarasannya mampu mengarahkan energi sehingga terkumpul, terkonsentrasi dan mengarah pada ruang utama di mana peti mati diletakkan.

Energi yang dihasilkan sangat kuat pada periode waktu tertentu ketika bumi berada dalam keselarasan geometris dengan matahari, bulan, dan bintang-bintang, yang kondusif bagi kebangkitan, stimulasi, dan akselerasi kesadaran spiritual.

Meskipun sekarang hampir tidak mungkin menghabiskan malam sendirian di peti mati dari ruang utama, sangat menarik untuk membaca laporan dari orang-orang yang telah melakukannya di masa lalu.


Banyak laporan menyebutkan tentang pengalaman yang sangat menakutkan (mungkin karena tidak adanya pelatihan yang cukup bagi pelaku eksperimen), selain juga pengalaman yang sangat damai, dan bahkan membangkitkan kesadaran secara rohani.

Napoleon sendiri pernah menghabiskan satu malam sendirian di ruang utama. Setelah melewati satu malam, dia muncul dengan wajah yang pucat dan bingung. Dia tidak mau membicarakan tentang pengalamannya yang membekas kuat itu.

Napoleon hanya mengatakan, "Anda tidak akan percaya jika saya mengatakannya."

Sejumlah penyelidikan telah dilakukan oleh komunitas ilmiah untuk mempelajari anomali energi yang sering terjadi dalam ruang utama Piramida Besar.

Pada tahun 1920, seorang Prancis bernama Antoine Bovis membuat penemuan yang mengejutkan bahwa, meskipun ruang utama memiliki panas dan kelembaban yang tinggi, mayat binatang yang di tinggalkan di ruang utama tidak akan membusuk, namun sepenuhnya terdehidrasi.
Berpikir bahwa mungkin ada suatu hubungan antara fenomena ini dengan posisi ruang utama dalam piramida, Bovis membangun sebuah model skala kecil dari piramida, mengatur orientasinya ke arah yang sama dengan Piramida Besar, dan kemudian menempatkan tubuh kucing mati pada ketinggian yang kira-kira sama dengan ruang utama. Hasilnya adalah sama. Seperti yang diamati pada Piramida Besar, tubuh kucing tidak membusuk.
Pada tahun 1960 an, para peneliti di Cekoslowakia dan Amerika Serikat, melakukan studi terbatas terhadap geometri piramida, dan mengulangi percobaan ini dengan hasil yang sama. Mereka juga menemukan bahwa bentuk piramida entah bagaimana caranya secara misterius mampu membuat makanan terus bertahan tidak rusak.


Bentuk piramida ini juga mampu mempertajam pisau cukur yang tumpul, menginduksi tanaman agar berkecambah dan tumbuh lebih cepat, serta mempercepat penyembuhan luka hewan.

Ilmuwan lain, dengan mempertimbangkan kandungan kuarsa yang tinggi dari bongkahan granit di ruang utama dan tekanan luar biasa yang diterima bongkahan granit itu, berteori bahwa ruang utama mungkin telah menjadi titik fokus dari bidang piezoelektrik yang sangat kuat. Pengukuran magnetometer di dalam ruangan utama memang menunjukkan tingkat medan geomagnetik yang lebih tinggi daripada tempat pada umumnya.
Meskipun masih diperlukan banyak penelitian dalam bidang ini, legenda, arkeologi, matematika dan ilmu bumi tampaknya menunjukkan bahwa Piramida Giza adalah perangkat monumental untuk mengumpulkan, memperkuat dan memfokuskan medan energi secara misterius untuk tujuan spiritual manusia.

Kita tidak tahu persis untuk apa piramida dan ruang utama itu dibuat. Struktur geometris piramida juga telah diubah secara signifikan ketika rangka dan tutup yang terbuat dari batu diambil. Tetapi, Piramida Besar Giza masih memancarkan kekuatan besar sebagai tempat transformasi energi. Ia telah memerankan fungsinya selama ribuan tahun dan tampaknya akan terus berlanjut hingga waktu yang tidak ditentukan.


Sumber
SelengkapnyaDISINI...

Kisah Para Kucing Pintar, Binatang Kesayangan Nabi Muhammad

Diposkan oleh GaBohong



Didalam perkembangan peradaban islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan islam.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar azan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.


Tak hanya nabi, istri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Penghormatan para tokoh islam terhadap kucing pasca wafatnya Nabi SAW.


Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo, pada masa dinasti mamluk, baybars al zahir, seorang sultan yang juga pahlawan garis depan dalam perang salib sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan didalamnya. Tradisi ini telah menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara islam. Hingga saat ini, mulai dari damaskus, istanbul hingga kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.


Pengaruh Kucing dalam Seni Islam.

Pada abad 13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang. Bahkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.

Kucing yang memberi inspirasi bagi para sufi.

Seorang Sufi ternama bernama ibnu bashad yang hidup pada abad ke sepuluh bercerita, suatu saat ia dan sahabat-sahabatnya sedang duduk santai melepas lelah di atas atap masjid kota kairo sambil menikmati makan malam. Ketika seekor kucing melewatinya, Ibnu Bashad memberi sepotong daging kepada kucing itu, namun tak lama kemudian kucing itu balik lagi, setelah memberinya potongan yang ke dua, diam-diam Ibnu Bashad mengikuti kearah kucing itu pergi, hingga akhirnya ia sampai disebuah atap rumah kumuh, dan didapatinya si kucing tadi sedang menyodorkan sepotong daging yang diberikan Ibnu Bashad kepada kucing lain yang buta kedua matanya. Peristiwa ini sangat menyentuh hatinya hingga ia menjadi seorang sufi sampai ajal menjemputnya pada tahun 1067.

Selain itu, kaum sufi juga percaya, bahwa dengkuran nafas kucing memiliki irama yang sama dengan dzikir kalimah Allah.


Cerita yang dijadikan sebagai sauri tauladan

Salah satu cerita yang cukup mahsyur yaitu tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat. Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi. Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut. Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran.

Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya berbisik, si kucing telah membunuh anak kesayangannya! Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.

Tak lama kemudian, ia kaget begitu melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di belakang punggung anaknya. melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah mebunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya. Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat islam di timur tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.

Hukum membunuh kucing

Tahukah agan Nabi Muhammad saw juga membela kucing?
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seorang wanita disiksa karena mengurung seekor kucing sampai mati. Kemudian wanita itu masuk neraka karenanya, yaitu karena ketika mengurungnya ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum sebagaimana ia tidak juga melepasnya mencari makan dari serangga-serangga tanah. (Shahih Muslim No.4160)
dan Dalam syariat Islam, seorang muslim diperintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar[1] dan Abu Hurairah.[2]

Adakah manfaat kucing bagi dunia ilmu pengetahuan?

Salah satu kitab terkenal yang ditulis oleh cendikia muslim tempo dulu adalah kitab hayat al hayaawan yang telah menjadi inspirasi bagi perkembangan dunia zoologi saat ini. Salah satu isinya mengenai ilmu medis, banyak para dokter muslim tempo dulu yang menjadikan kucing sebagai terapi medis untuk penyembuhan tulang, melalui dengkuran suaranya yang setara dengan gelombang sebesar 50 hertz. Dengkuran tersebut menjadi frekuensi optimal dalam menstimulasi pemulihan tulang.

Tak hanya ilmu pengetahuan, bangsa barat juga banyak membawa berbagai jenis kucing dari timur tengah, hingga akhirnya kepunahan kucing akibat mitos alat sihir di barat dapat terselamatkan.

Kucing “Muqawwamah”: Kucing Palestina yang Dipenjara di Sel Khusus Israel

Jika boleh iri, kaum muslimin mungkin harus iri kepada kucing Palestina. Pasalnya, ditengah ketidakmampuan kita ikut membela saudara-saudara kita di Palestina yang kini sedang berjuang mempertahankan Masjidil Aqsha dari ancaman israel, justru seekor kucing tampil sebagai pahlawan. Kucing itu dinilai zionis-israel dapat membangkitkan perlawanan (muqawwamah).

Sebagaimana dikutip situs .::, zionis-israel telah memenjarakan seekor kucing Palestina. Kucing ini dinilai menjadi penghubung di sel isolasi di kamp tahanan pejuang-pejuang Palestina di Negev.
Menurut pejabat israel, kucing tersebut membantu para tahanan dengan membawa barang-barang ringan seperti surat, roti dan lainnya dari satu sel ke sel lain. Peran itu dimainkan si kucing selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya ketahuan.

Penjaga penjara Negev lalu menjebloskan kucing itu ke dalam sel khusus. Nah, siapa bersedia menjenguk kucing yang pintar ini? Adakah kira-kira pengacara dermawan yang akan membelanya?

SelengkapnyaDISINI...

Gila..., Kakek 70 Tahun ini Ternyata Masih Aktif jadi Penari Telanjang

Diposkan oleh GaBohong

Jika kebanyakan yang menjadi penari telanjang itu adalah wanita-wanita cantik, seksi dan juga para pria muda, yang bertubuh gagah, tegap dan seksi, kali ini ada seorang kakek yang berusia 70 tahun yang masih aktif menjadi seorang penari telanjang.
Kakek yang bernama Paul Winer, asal New York, Amerika Serikat ini mengaku masih aktif sebagai penari telanjang di sebuah klub malam.
Paul mengaku bahwa dirinya memang sudah sejak lama berprofesi sebagai penari telanjang. Ia sangat senang bahwa setelah ia tua pun ia tetap bisa menjadi penari telanjang.


Seperti dilansir m.infospesial.net, Paul Winer mangaku merupakan penari telanjang pertama di Kota New York. Tak hanya itu, Paul juga merupakan satu-satunya penari telanjang tertua di klub malam tempat ia bekerja.
Paul mengaku sangat senang menari telanjang, apalagi jika bermain musik seperti gitar sambil telanjang. Karena hal ini lah Paul akhirnya masih aktif sebagai penari telanjang di klub tempat ia bekerja semenjak masih muda.
Tak hanya sebagai penari telanjang pertama di kota New York, tetapi Paul juga merupakan penari telanjang pertama di di sebuah galeri seni, dan di TV.
Karena kebiasanya telanjang tersebut akhirnya membuat Paul sering ditertawakan oleh warga sekitar karena ia sering telanjang saat berada di tempat umum.

sumber : palingseru 
SelengkapnyaDISINI...

Inikah Kutukan Paling Misterius di Dunia..?

Diposkan oleh GaBohong

Di dunia ini, masih ada beberapa misteri kutukan yang belum terpecahkan. Di antaranya adalah kelima hal ini dan beberapa di antaranya... masih bisa mengutuk manusia hingga saat ini.

1. Kutukan Ötzi


Ötzi adalah manusia es yang ditemukan pada tahun 1991. Ia diduga berasal dari 53 abad lalu dan meninggal serta termumikan secara alamiah. Warnanya kecoklatan dan keemasan.

Namun ada rumor bahwa siapapun yang pernah berkaitan dengannya akan meninggal dunia. Seperti Rainer Henn yang meneliti Ötzi, meninggal karena kecelakaan setahun kemudian. Kurt Fritz yang membawa Ötzi kepada Henn, meninggal karena bencana tanah longsor. helmut Simon yang menemukannya, meninggal tak berapa lama kemudian.

2. Kutukan Mumi



Mumi King Tutankhamun dijaga oleh sebuah batu yang bertuliskan, 'kematian akan datang pada mereka yang mengganggu ketenangan raja.' Tampaknya hal tersebut benar.

Lord Carnavon yang pernah datang ke sana pada tahun 1992 dan membuka petinya, meninggal 4 bulan kemudian karena gigitan nyamuk. George Jay yang pernah mengunjungi makam itu juga meninggal karena demam setelah 6 bulan.

Namun ada juga yang mengatakan bahwa kematian mereka mungkin terkait racun atau bakteri yang menyebar saat makam mumi tersebut dibuka.

3. Kutukan Hope Diamond


Berlian nan indah dan kebiruan 115 karat ini menurut legenda, telah dicuri oleh Jean Baptiste Tavernbier dari India. Sejak itu, Tavernier mengalami kesialan di mana dirinya diserang anjing hingga meninggal.

Saat itu permata tersebut sudah dijual pada King Louis XIV dan sang istri Marie Antoinette yang kemudian dipenggal pada revolusi Prancis. Lemudian Lord Francis yang mewarisi permata itu menikah dengan seorang wanita Amerika. Pemborosan dan menjual berlian itu membuat mereka jatuh miskin.

Di tahun 1912, seorang wanita membeli permata itu dan putranya meninggal karena kecelakaan mobil, putrinya bunuh diri dan sang suami berselingkuh. Kutukan terakhir mengenai seorang tukang pos, namun ia selamat. Meski begitu istri dan anjing peliharaannya meninggal tak lama kemudian dan rumahnya kebakaran.

4. Kutukan Tippecanoe


Kutukan Tippecanoe adalah sebuah kutukan yang terjadi pada 8 presiden AS sepanjang 218 tahun kepresidenan di sana. Konon mereka yang terpilih di tahun dengan tahun-tahun terkutuk, akan meninggal dengan aneh.

Misalnya meninggal di kantor atau ada juga yang meninggal karena dibunuh. Beberapa presiden yang meninggal ini memiliki kesamaan yaitu dipilih pada tahun yang diakhiri dengan angka nol.

5. Kutukan Kambing Chicago Cubs


Chicago Cubs adalah sebuah tim olahraga di Chicago. Suatu hari pada tahun 1945, seorang pria bernama Bill Sianis, diusir dari sana karena ia membawa piaraan berupa kambing. Sianis yang marah pun mengutuk bahwa grup ini tak akan menang lagi.

Benar saja, sudah lebih dari bertahun-tahun tim ini tak pernah menang. Beberapa mungkin menganggap kutukan ini hanya tahayul, namun banyak di antaranya yang membentuk membebaskan dari kutukan itu. Salah satunya dengan menggunakan kambing. Namun sayang kutukan itu sepertinya tak juga pergi.

5. Kutukan Timur


Timur atau Tamerlane adalah seorang panglima perang dan bangsawan yang taktik militernya bisa membuat 17 juta jiwa orang meninggal dunia. Namun saat ia meninggal dunia dan makamnya dibuka oleh pasukan Stalin, ada sebuah tulisan yang mengingatkan bahwa siapapun yang membuka makamnya akan mendapatkan kesialan yang lebih mengerikan daripada perang.

Benar saja, hanya dalam hitungan jam, pasukan Hitler menyerang Rusia dan menewaskan 26 juta jiwa. Well, ini mungkin merupakan kutukan paling beresiko dan mengerikan karena bisa menewaskan jutaan jiwa manusia.

SelengkapnyaDISINI...

Akhirnya, Orang Ini Memutuskan Menikahi Peri

Diposkan oleh GaBohong


Aneh memang yang dilakukan seniman Bagus Kodok Ibnu Sukodok asal Solo, Jawa Tengah ini. Ia menikah Rabu, 8 Oktober 2014, bukan dengan manusia, melainkan dengan peri.

Mendadak, rumah Bramantio Priyosusilo di Desa Sekaralas Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Jawa Timur, ramai. Rumah Bram, sapaan Bramantio, dijadikan tempat pernikahan Bagus Kodok Ibnu Sukodok dengan peri bernama Roro Setyowati.
Bram adalah teman Kodok. Tidak hanya seniman teman-teman Bram dan Kodok yang datang, ratusan orang dari berbagai penjuru Ngawi, datang ingin menyaksikan pernikahan yang tidak lazim itu.

Bram sempat menjelaskan ikhwal perkenalan Kodok dengan peri itu, lima tahun lalu. “Awalnya, saya dan Kodok menyusuri daerah hutan Ketonggo Ngawi. Kodok kemudian buang air di salah satu sungai. Dan dia di-towel oleh makhluk halus," kata Bram.

Sore tadi, acara yang mendapat penjagaan Polres Ngawi itu, diawali dengan siraman. Pengantin pria melakukan adat siraman terlebih dahulu. Setelah selesai, pengantin perempuan melakukan ritual siraman.

Namun, jangan harap bisa melihat sosok Roro Setyowati. Air yang disiramkan mengalir lurus seakan tak menyentuh apa pun, dan jatuh ke tanah. Pada malam hari, ritual pengantin dilakukan seperti ritual pengantin adat Jawa. Namun sekali lagi, sosok Roro Setyowati tidak terlihat sama sekali.

Menurut Bram, pernikahan ini berbeda dengan pernikahan lainnya. “Bedanya bahwa pengantin putri adalah makhluk halus. Dia (Roro Setyowati) disebut berasal dari Sendang Margo. Dalam sejarah, ini pertama kali dilakukan seorang pria Jawa dikawinkan dengan makhluk halus, dilakukan di alam manusia,” jelas Bram.

Bram sendiri juga tidak tahu, kehidupan berkeluarga seperti apa yang akan dijalani Kodok dan Roro Setyowati ke depan. “Yang jelas, mereka ingin bekerjasama dalam berbudaya, menjaga kesejahteraan masyarakat, dan menjaga lingkungan hidup orang Jawa,” tambah Bram.
Penyimpangan perilaku
Namun, tidak semua warga yang datang menyaksikan pernikahan ini, setuju dengan pernikahan antara manusia dan makhluk halus.

“Orang hidup ada panutannya, tapi ini juga ada pernikahan antara manusia dan makhluk, nanti bagimana jika banyak meniru seperti ini, hidup pasti berbelok-belok. Sedangkan manusia diciptakan secara berpasangan dari jenis yang sama,” kata Anto warga Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, usai menyaksikan pernikahan itu.

Menurut Anto, ini adalah hal yang tidak lazim. “Menurut saya ini adalah penyimpangan perilaku, karena 99 persen manusia tidak seperti itu. Semua ada batasannya, manusia ada batasannya. Meskipun seorang seniman sekalipun tetap ada batasannya,” tambah Anto.

SelengkapnyaDISINI...

Manusia Pernah Mengalami Kepunahan Hingga Tersisa 2000 Jiwa

Diposkan oleh GaBohong


Penelitian terbaru yang dipimpin oleh tim peneliti gabungan Israel dan Amerika terutama untuk mendeteksi DNA mitokondria manusia (diwariskan melalui keturunan ibu), menemukan bahwa pada 90,000 ~ 150,000,- tahun silam suku bangsa Khoikhoi dan San di Selatan Afrika pernah mengalami pemisahan dengan manusia lainnya.

Para peneliti mengatakan bahwa pada 90.000 hingga 135.000 tahun lampau, di Afrika timur mengalami kekeringan iklim parah. Perubahan iklim menyebabkan perubahan pada populasi manusia, sehingga mereka dipisahkan menjadi komunitas kecil yang terisolasi. Relatif independen dan tertutup. Hingga pada 70.000 tahun silam, oleh karena perubahan iklim menyebabkan jumlah manusia purba turun menjadi 2.000 orang, sehingga manusia kala itu terancam punah.

Sebelumnya, dengan menggunakan DNA mitokondria, peneliti menelusuri asal usul manusia modern yang dapat ditelusuri kembali hingga 20,000 tahun silam. Sekitar 60,000 tahun lampau, manusia bermigrasi dari Afrika dan menyebar ke berbagai belahan dunia, namun para ilmuwan sedikit mengetahui informasi terkait penyebaran manusia.

Bukti keberadaan peradaban prasejarah


Semakin banyak bukti menunjukkan, bahwa ilmu pengetahuan manusia masih sangat terbatas, para arkeolog modern terus menerus menemukan bukti eksistensi peradaban prasejarah. Bahkan peradaban prasejarah sangat maju, yang tidak dapat dicapai oleh tingkat teknologi modern.


Reaktor nuklir prasejarah 2 miliar tahun silam

Ditemukan fresko (lukisan dinding) di Afrika Selatan, terdapat sekitar 15,000 titik lokasi seni ukir yang diketahui Seni-seni ini terkenal di dunia karena strukturnya yang kompleks dan Chiaroscuro-nya (teknik mengontraskan cahaya) yang halus. Fresko menggunakan bahan pewarna campuran yang belum diketahui.

Temuan tambang reaktor nuklir prasejarah 2 miliar tahun silam. Pada 1972 lalu, ketika bijih-bijih uranium dari Republik Gabon dikirim ke pabrik difusi gas di Perancis, orang-orang mendapati bijih-bijih uranium itu pernah digunakan untuk sebuah reaktor nuklir.

Ilmuwan Perancis menemukan limbah fisi nuklir di lokasi yang tidak sama di area tambang terkait, membenarkan bahwa bijih-bijih uranium itu memang pernah digunakan sebelumnya. Temuan terkait yang diumumkan Pemerintah Perancis itu mengejutkan dunia. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pada dua miliar tahun lampau, mungkin terdapat peradaban yang jauh lebih maju dari peradaban manusia modern.


Fosil jejak kaki manusia pada 600 juta tahun silam

Fosil jejak kaki manusia pada 600 juta tahun lampau. Juni 1968 lalu, seorang kolektor fosil amatir bernama William J.Meister menemukan fosil jejak kaki manusia purba di Antelope Springs, negara bagian Utah, Amerika Serikat.

Fosil tersebut menunjukkan sebuah bentuk sandal yang menginjak di atas trilobite (binatang samudera yang halus-kecil / tidak memiliki ruas tulang belakang). Sejarahnya diperkirakan sudah 300 juta hingga 600 juta tahun.


Sumber
SelengkapnyaDISINI...

Beberapa Artefak Misterius di Gunung Padang

Diposkan oleh GaBohong


Quote:
“Situs Gunung Padang, situs prasejarah megalitik yang menurut beberapa sumber merupakan situs megalitik terbesar di Asia Tenggara, terletak di Kabupaten Cianjur, ternyata sarat makna yang melibatkan faktor geologi, arkeologi, religiusitas, dan astronomi yang dibangun dalam harmoni bumi dan langit.”
Dinamakan Gunung Padang, berdasarkan kata “padang” berasal dari beberapa suku kata, yaitu : Pa (tempat), Da (besar/gede/agung/raya) dan Hyang (Eyang/moyang/biyang/leluhur agung). Jadi arti kata “Padang” itu adalah “Tempat Agung para Leluhur” atau boleh jadi maknanya “Tempat para Leluhur Agung”.

Artikel tentang Gunung Padang Cianjur yang kami rilis sejak tahun 2011 dan belum banyak yang tahu namun telah masuk ke dalam rujukan wikipedia dan beberapa website luar negeri ini, ternyata masih berjalan panjang.

Pada kali ini, kita lihat beberapa penemuan berupa artefak-artefak pada situs mahakarya tersebut. Namun tak menutup kemungkinan, akan ada banyak artefak-artefak lainnya yang masih terkubur didalamnya dan akan menambah perbendaharaan dalam artikel ini. Dengan berjalannya waktu, Timnas Peneliti Gunung Padang telah menemukan artefak-artefak di situs era megalitikum, situs Gunung Padang Cianjur, Jawa Barat.


Penemuan artefak lainnya, adalah artefak yang mirip alat logam yang bentuknya seperti pisau. Jika dilihat secara seksama maka benda ini seperti ada pegangannya, lalu ada bentuk tajaman ukuran kecil. Logam purba ini ditemukan bulan Maret 2013 lalu, pada artikel part-3. Tim menemukan logam berukuran panjang 10 cm, berkarat, di lereng timur berkedalaman 1 meter.

Mungkin logam purba berbentuk pegangan ini, dulu ada gagangnya dan tajaman pisau ini kemungkinan masih panjang karena terlihat sudah patah. Dengan adanya artefak ini, bukti bahwa warga dulu yang tinggal di situs ini sudah mengenal budaya logam.

Dilihat dari komposisinya, yang dominan adalah “Fe” (Ferrum/Besi) dan “O” (Oksigen), dan juga masih ada Silika dan Alumunium plus Carbon, serta bentuknya seperti ada rongga-rongga kecil di sekujur materialnya, jadi kemungkinan besar itu adalah slug atau logam.

Ini membuktikan adanya campur tangan manusia yang sudah menggunakan teknologi metal atau bahan logam pada masa itu yang mengacu tentang kemungkinan adanya upaya pemurnian logam, atau teknologi metalurgi pada zaman purba itu.

Hasil pembakaran hancuran batuan untuk mengkonsentrasikan metalnya, terlihat masih tercampur dengan Clinkers (carbon), alias bahan pembakarnya. Temuan carbon tersebut bisa dari kayu, batubara atau minyak bumi.

Rongga-rongga yang ada di sekujur material menandakan ketika proses pembakaran itu, terjadi pelepasan-pelepasan gas seperti CO2 dan semacamnya, ke permukaan material. Berdasarkan hipotesis, besar kemungkinan sudah ada proses pembakaran hancuran batu dengan temperatur tinggi, proses pemurnian pembuatan logam, pada waktu yang terkait dengan lapisan pembawa artefak tersebut.

Namun lokasi teknik pembakaran belum diketahui, apakah dilakukan di lokasi atau dilakukan di tempat lain. Menindaklanjuti temuan logam tersebut, tim arkeologi mengecek kandungannya ke labaratorium Metalurgi dan Mineral Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Tim masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan dugaan kuat bahwa leluhur kita sudah mengenal teknologi metalurgi sebelum 11.500 tahun yang lalu.

Selain itu. masyarakat yang tinggal di kawasan itu bukan masyarakat yang berburu dan peramu makanan. Tim arkeolog belum memasukannya ke dalam laboratorium karena benda ini terlihat rapuh sekali, sedangkan di lab akan diperlakuan cukup banyak penelitian, jadi artefak ini masih disimpan tim arkeolog. Namun kajian lebih lanjut atas temuan menarik logam ini belum dirilis.

Semen Purba


Semen purba yang ditemukan mampu mengikat batu-batu purba, yaitu material pengisi diantara batu-batu kolom purba, yang punya kadar besi tinggi. Bahkan diantaranya ada batu kolom yang sudah pecah berkeping-keping, namun ditata dan disatukan lagi oleh material pengisi, atau disebut sebagai semen purba yang kami rangkum dalam artikel sebelumnya pada part-5.

Makin ke bawah “kotak gali”, semen purba ini terlihat makin banyak, dan merata setebal 2 sentimeteran di antara batu-batu kolom. Selain di kotak gali, semen purba ini juga sudah ditemukan pada tebing undak antara Teras-1 dan Teras-2, dan juga pada sampel inti bor dari kedalaman 1 sampai 15 meter dari pemboran yang dilakukan oleh tim pada tahun 2012 lalu di atas situs.

Temuan semen purba juga ditemukan saat tim geologi melakukan pengeboran di Teras-2 dan Teras-5 sekitar Februari 2011 silam, semen purba ini diperkirakan berusia minimal 11.500 tahun yang lalu.

Artefak Mirip Kujang


Ditemukan dibagian selatan teras lima pada Sabtu (14/9/2014), tertimbun cukup dalam mirip senjata khas Jawa Barat, dan dinamai “Kujang Gunung Padang”. Benda ini telah diamati dan diperkirakan asli buatan manusia zaman dulu, di mana batunya dipangkas pada semua permukaan dan digerinding atau digosok, sehingga menjadi halus termasuk permukaannya.

Sebelum prasejarah, teknik tersebut sudah dikenal dan dipergunakan masyarakat. Selain itu, bentuk benda seperti itu mungkin hanya satu-satunya, bukan saja di Indonesia bahkan di dunia.

Tahukah anda konstanta “pi” dalam matematika? Kontanta sebesar 22/7 atau 3,14 itu dipakai dalam perhitungan luas dan keliling lingkaran serta volume tabung dan bola seantero jagad hingga abad modern ini. Tim riset Gunung padang mengatakan bahwa artefak serupa kujang yang ditemukan lewat ekskavasi itu merupakan cerminan dari konstanta pi itu sendiri.

Konstanta pi dalam kujang itu bisa diketahui ketika mengukur panjang dan lebar bagian kujang yang meruncing. Bagian yang meruncing punya panjang 22 cm dan lebar 7 cm. Kalau dihitung, 22 dibagi tujuh = pi. Hal itu mencengangkan dan diluar yang dibayangkan tim peneliti. Luar biasa sekali. Ukuran kujang itu menunjukkan bahwa leluhur yang tinggal di Gunung Padang sudah mengenal ilmu geometri!

Kujang Gunung Padang juga punya keunikan lain, yaitu punya anomali magnetik. Kujang itu memiliki tiga sisi. Tiga sisi itu hanya bisa merespon kutub magnet yang sama. Sebab anomali magnetik itu belum diketahui. Selain itu, struktur kujang ini memang unik, karena didalam permukaannya ada kandungan metal!. Pada perbesaran 80 kali, tampak ada struktur seperti kawat. Kujang Gunung Padang adalah artefak pertama yang ditemukan sepanjang penggalian sejak Sabtu (14/9/2014) lalu.

Namun temuan kujang sempat meragukan. Berdasarkan pengamatan terhadap foto objek yang bersangkutan tidak tampak adanya jejak pemangkasan baik monofasial maupun bifasial di permukaan batu ini. Jejak pemangkasan baik bifasial maupun monofasial di bidang permukaan batu biasanya tidak menghasilkan permukaan yang rata akan tetapi memiliki bentuk permukaan yang berbeda dengan sisi bidang yang tidak terpangkas. Permukaan batu yang rata tersebut besar kemungkinan merupakan produk dari proses pelapukan batuan.

Oleh karenanya, kujang ini akan diteliti secara intensif dan dalam waktu dekat dan akan dibawa ke laboratorium di Jakarta. Artefak ini akan diteliti dengan alat yang dinamakan mikrotemografi seperti cytiscan yang nantinya benda tersebut dimasukan ke lab, untuk mencari tahu pada bagian mana artefak itu telah dimodifikasi oleh tangan-tangan manusia pada benda itu dimasa lalu.

Penelitian ini akan menguak, apakah pada artefak tersebut ada kemungkinan mengandung zat-zat atau material yang menempel atau bekas tumbuhan atau dipakai untuk menebang pohon atau lainnya. Untuk sementara, kijang ini diduga berasal dari masa 500 – 5.200 tahun yang lalu berdasarkan hasil penanggalan karbon lapisan tanah tempat penemuannya.

Pecahan Tembikar atau Gerabah


Peneliti Gunung Padang melakukan penyelidikan atas temuan beberapa pecahan tembikar atau gerabah yang terbuat dari tanah dan hampir semuanya ditemukan di Teras-2. Artefak itu adalah jenis artefak pertama yang ditemukan yang terbuat dari tanah liat. Beberapa tembikar atau gerabah ini menunjukan manusia sudah memiliki kemampuan untuk membuat wadah. Selain itu temuan kendi cukup banyak dalam kondisi pecah-pecah.

Benda tersebut diperiksa oleh ahli tembikar atau gerabah dan ternyata pembuatannya kala itu menggunakan teknik yang ditekan, bukan menggunakan roda putar. Untuk pembuatan tembikar atau gerabah, roda putar adalah teknik belakangan yang dipakai manusia.

Sedangkan pembuatan tembikar atau gerabah Gunung Padang ini dibuat dengan teknik ditekan awalnya, sehingga periodenya memang cukup tua. Dari berbagai bentuknya tim arkeolog sudah mempelajari, dan tembikar-tembikar itu ada yang seperti kendi dan piring.

Gerabah tersebut telah diidentifikasi bentuknya yakni mangkuk, tempayan, dan kendi. Gerabah-gerabah tersebut kemungkinan besar dibawa oleh peziarah yang ingin melakukan ritual di Gunung Padang.

Tim peneliti telah membuat secara simulasi kemungkinan benda itu untuk prosedur prosesi dari penziarah yang datang dari utara mengambil air untuk bersuci dengan kendi, naik ke tangga utara dan terus hingga ke teras 1, lalu membasuh diri. Setelah membasuh diri, benda itu ditinggalkan, lalu mereka melakukan ritual berikutnya.


Pecahan Keramik


Peneliti Gunung Padang melakukan penyelidikan atas temuan beberapa pecahan keramik oleh seorang petani yang sedang mencangkul di lereng barat situs prasejarah Gunung Padang. Keramik itu buatan Eropa abad 19 dan China abad 16.

Peneliti yang tergabung dalam Tim Terpadu Riset Mandiri telah melihat temuan tersebut dan membuat dokumentasi, serta melakukan identifikasi awal. Dari enam fragmen keramik tersebut, dua di antaranya merupakan keramik asing. Keramik itu diketahui sebagai keramik Eropa yang lazim diproduksi pada abad ke-19 Masehi. Keramik tersebut kemungkinan berasal dari Belanda.

Juga ada keramik China yang lazim diproduksi pada akhir Dinasti Ming, sekitar abad ke-16 Masehi. Mengenai kaitan antara keramik asing dan situs Gunung Padang yang merupakan bangunan prasejarah tersebut masih terus diteliti.

Koin Kuno


Tim peneliti situs megalitikum Gunung Padang juga telah menemukan koin dengan ukiran saat melakukan pengeboran sedalam 11 meter di teras 5 situs tersebut. Ternyata terdapat ukiran berwujud manusia pada logam itu.

‎Ketika arkeolog menemukan koin yang diperkirakan terbuat dari perunggu itu, tim juga kaget dengan wajah orang dalam koin itu. Namun belum bisa dipastikan siapa wajah orang dalam koin tersebut. Bisa jadi ia adalah pemimpin pada masa itu.

Koin itu berhiaskan ukiran, pada sisi luar koin dengan motif yang disebut sebagai gawangan. Yaitu motif kotak yang saling terpaut dan mengelilingi koin. Selain itu, ada pula ukiran berupa lingkaran-lingkaran kecil dengan diameter ‎0,11 millimeter yang berjumlah 84 buah.

Untuk usia koin itu sendiri, tim berpendapat bahwa koin yang ditemukan di ke dalaman 11 meter itu berusia lebih dari 10 ribu tahun Sebelum Masehi. Bisa dibayangkan, siapa yang bisa membuat koin sedetail itu pada masa periode tersebut? Untuk usianya arkeolog akan memakai logika saja. Pada kedalaman 4 meter melalui carbon dating usianya sekitar 5200 Sebelum Masehi.

Dan pada kedalaman 11 meter uji karbon menunjukkan usia sekitar 10 ribuan tahun Sebelum Masehi. Namun hal itu masih perlu banyak bukti. Tim baru punya data bor dan artefak ini.




Namun, arkeolog lain meragukan dan mengatakan bahwa koin mirip dengan uang Belanda tahun 1945, karena koin baru mulai diciptakan 1.000 – 1.200 tahun yang lalu. Maka itu harus dipastikan uji lab yang lebih akurat, karena penanggalan karbon sangat vital dalam arkeologi.

Untuk itu, sampel koin yang ditemukan di Gunung Padang ini akan dikirim ke Betalab, Miami, Amerika Serikat untuk dilakukan uji karbon. Pengiriman sampel koin ke Amerika Serikat itu dilakukan untuk memastikan usia artefak itu. Sebelumnya, tim memperkirakan koin berasal dari masa 5.200 Sebelum Masehi.

Selama ini riset arkeologi didasarkan pada komparasi, membandingkan apa yang ada dalam peradaban kita dengan yang ada di belahan dunia lainnya. Kita tidak mau dengan komparasi, makanya akan dilakukan penanggalan karbon. Dan koin ini diduga berasal dari masa 500 – 5.200 tahun yang lalu berdasarkan hasil penanggalan karbon lapisan tanah tempat penemuannya.

Sebelum dilakukan uji karbon yang akurat pada artefak ini, koin juga akan diuji di laboratorium di Indonesia. Uji yang dilakukan antara lain adalah uji fisika, kimia, dan tomografi. Untuk uji tersebut, tim riset Gunung Padang bekerja sama dengan laboratorium fisika di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Batu Piramida Tiga Sisi


Seorang penduduk pernah menemukan yang diyakini juga sebuah artefak Gunung Padang yang terbuat dari batu. Ia adalah Juru Pelihara (Jupel) Situs Gunung Padang bernama Pak Nanang.

Dia menyerahkan temuan artefak menyerupai struktur ‘Piramida Nusantara’ itu kepada Tim Riset Terpadu Mandiri (TTRM), Selasa (16/9/2014). Artefak ini ditemukan Pak Nanang pada tahun 2010 lalu yang selama ini ia simpan.

Pak Nanang menyerahkan yang diduga artefak ini karena mengamati bagaimana Tim Riset memperlakukan secara serius temuan artefak-artefak sebelumnya. Kini Tim arkeologi sedang mengkaji temuan artefak itu, karena bentuk simetrisnya sangat penting dan mendekati miniatur ‘Piramida Nusantara Gunung Padang’.

Tim Arkeologi akan mengunjungi siapa yang menemukan, dimana ditemukannya, apakah memang bagian dari artefak situs ini. TTRM mengucapkan terima kasih atas spontanitas warga setempat yang mau menyerahkan artefak ini untuk diteliti.


Perlu diketahui bahwa menurut penelitian, situs ini didirikan bukan pada satu zaman, melainkan dibangun dalam beberapa generasi. Arkeolog meyakini bahwa awalnya situs ini tak setinggi sekarang, namun jauh lebih pendek pada awal masanya. Lalu, situs ini kembali dibangun pada bagian atasnya pada generasi berikutnya, lalu dibangun lagi pada generasi sesudahnya. Begitu seterusnya hingga setinggi sekarang.

Jadi bisa saja penemuan artefak-artefak diatas berasal dari masa awal hingga pada masa kolonial Belanda, mengingat situs ini sempat didatangi dan diteliti pada era kolonial Belanda, hingga pada tahun 1970-an. Sepanjang sejarahnya, situs ini selama ribuan tahun pernah didatangi dari beberapa generasi. Dan yang mendatanginya dari berbagai lintas generasi, dengan berbagai keperluan, mulai dari upacara ritual hingga penelitian di zamannya.

Artinya bisa saja artefak-artefak seperti gerabah dan keramik adalah bagian dari sebuah alat untuk suatu acara ritual. Begitu pula dengan koin yang bisa jadi adalah koin pada masa kolonial Belanda yang pernah mendatangi tempat ini. Tapi untuk artefak yang terbuat dari batu atau semen purba, sudah pasti menjadi kesimpulan yang berbeda.


Namun, jika melihat berbagai penemuan artefak-artefak di Gunung Padang ini menunjukkan suatu kesimpulan, bahwa warga yang sudah menetap di situs itu pada ribuan tahun lalu sebelum ada Piramida Mesir bahkan sebelum ada Machu Picchu, ternyata telah ada populasi manusia dengan jumlah besar dan mempunyai struktur sosial.

Mereka adalah warga uang sudah teratur, mampu bekerja sama dengan baik, bergotong royong dan mampu membuat bangunan yang besar. Dengan luas Gunung Padang yang diperkirakan lebih luas dari Borobudur, pastinya dibutuhkan banyak tenaga manusia. Artinya, masyarakat kala itu sudah memiliki kemampuan dalam menyediakan pasokan makanan dan minuman sebagai kebutuhan.

Hasilnya kita lihat saja nanti, bagaimana dunia arkeologi sejagad akan terperanjat, melongo dan terpana, oleh kejayaan dan keterampilan brilian nenek moyang Nusantara dimasa itu, dimana nenek moyang mereka mungkin masih sibuk di dalam goa, sementara nenek moyang kita sudah mampu membuat bangunan dengan teknologi yang hingga kini masih dipakai.


Sumber: Mysterious Thing
SelengkapnyaDISINI...

Misteri Piramida-Piramida China

Diposkan oleh GaBohong



Piramida Mesir? Tentu, semua orang tahu tentang Giza – dan beberapa penggemar piramid mungkin tahu tentang 138 piramid lainnya yang tersebar di sekitarnya. Piramida Mesoamerika? Oke, banyak orang tahu tentang mereka juga – dan bahkan Piramid besar di Cholula dianggap sebagai salah satu yang terbesar di dunia.
Namun, sayangnya, tidak banyak orang tahu bahwa piramida juga dikenal di budaya-budaya kuno lainnya, termasuk yang misterius dan legendaris di Cina.
“Legendaris” karena cerita tentang piramida Cina awalnya terdapat dalam buku murahan yang kisah-kisahnya dianggap fiksi : JAMES GAUSSMAN AND THE JEWELED PYRAMID OF CHINA!
Seperti yang dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru, semuanya dimulai pada tahun 1945 – meskipun sebenarnya dimulai jauh sebelum itu, tapi untuk kebanyakan orang barat, saat itulah mereka pertama kali mendengar bahwa piramida mungkin ada di luar Mesoamerika dan Mesir.
Saat dalam perjalanan udaranya dari India ke Cina, Seorang pilot angkatan udara Amerika Serikat, Gaussman, melihat sesuatu yang dia langsung berpikir bahwa itu adalah puncak piramida. Tergantung kepada siapa anda berbicara atau apa buku apa yang anda baca, apakah itu adalah penampakan pertama dari artefak yang luar biasa atau itu hanya bagian dari kisah fiksi dalam buku murahan. Bahkan sebenarnya Gaussman bukanlah orang pertama dan terakhir menemukan piramida di china, masih banyak foto dari piramida-piramida yang diduga terkunci di file militer selama beberapa dekade.


Great White Piramid yang dilihat Gaussman. Piramida putih terletak di pegunungan Qin Ling Shan, sekitar 60 mil barat daya Xian. Foto ini tersimpan di file Militer AS selama 45 tahun sebelum diketahui oleh publik.






Salah satu yang disebut “piramida cina” ini berasal dari kerajaan Koguryo kuno (abad ke-3 SM sampai 6M) yang sekarang terletak di perbatasan Cina dan Korea Utara. Meskipun mereka menggunakan karakter Cina dan berbagi beberapa kesamaan dengan Cina waktu itu, ada banyak indikasi dari pengaruh luar juga. Ji’an adalah salah satu ibu kota kerajaan Koguryo dan sisa-sisa sebuah kota benteng tua dapat ditemukan sekitar 5 km dari makam ini. Ibukota kemudian pindah ke lokasi yang kini bernama Pyongyang.

Hartwig Hausdorf bahkan membuat spekulasi yang mungkin berlebihan mengenai piramida-piramida di china dengan berteori bahwa piramida china ada hubungannya dengan teknologi alien. Tetapi dia tidak memberikan banyak info yang akurat atau dapat diverifikasi.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~~~~~~

Hartwig Hausdorf, seorang peneliti di Jerman, membuat dokumentasi piramid-piramid China selama perjalanannya ke Zona Terlarang di Provinsi Shaanxi di Cina tahun 1994. Perkiraan usia piramid-piramid Shaanxi China adalah 4.500 tahun, tapi Hausdorf menyebutkan bahwa dibuku harian dari dua pedagang Australia yang, pada tahun 1912, bertemu dengan seorang bhikkhu tua yang mengatakan kepada mereka bahwa piramida-piramida tersebut telah disebutkan dalam catatan tua yang berumur 5.000 tahun yang tersimpan di biaranya.
Laporan Hausdorf: Ada lebih dari 100 piramida, terbuat dari tanah liat, yang hampir menjadi batu keras selama berabad-abad. Banyak yang rusak oleh erosi atau pertanian. Salah satu piramida sebesar Piramida Matahari Teotihuacan di Meksiko (yang juga sebesar Piramida Agung Giza). Kebanyakan datar atasnya, beberapa memiliki candi kecil di atas. Ada sebuah piramida batu di Shandong, sekitar 50 meter.
Hausdorf adalah penulis buku “Piramida Putih” dan “Satelit para Dewa.” Dia juga menyinggung tentang peristiwa kecelakaan UFO yang luar biasa, yang ia sebut sebagai “Roswell Cina.” Ini melibatkan sejumlah besar kuburan yang berisi kerangka makhluk aneh humanoid dengan kepala yang terlalu besar bagi tubuh mereka yang setinggi 4 kaki, 4 inci. Bersamanya juga ditemukan ratusan disk batu granit, dengan hieroglif aneh, menurut salah satu terjemahan, menceritakan kecelakaan UFO 12.000 tahun yang lalu. Legenda dari daerah tersebut menyebutkan “Mahluk jelek kekuningan dan kurus dengan kepala besar yang turun dari surga di masa lalu yang jauh”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~~~~~~
Disamping apa yang telah dilihat oleh Gaussman (dan buku Hausdorf), piramida-piramida China bentuknya tidak jauh berbeda dengan yang ada di Amerika Tengah dan Timur Tengah. Juga seperti piramida di Giza, banyak dari piramida china yang benar-benar besar: seperti yang di Gunung Li, misalnya, tingginya sekitar 250 kaki, dan Piramida Great White sebagai runner-up nya.









Juga seperti kerabat mereka di Timur Tengah, piramida di Cina adalah ruang penguburan dan makam, batu nisan raksasa untuk raja dan keluarga kerajaan, seperti piramid yang berada di Gunung Li dibangun untuk Qin Shi Huang yang legendaris dan piramid Great White dibangun untuk Kaisar Wudi.
Sekitar 38 dari ratusan piramid berada di sekitar 25 kilometer (16 mil) – 35 kilometer (22 mil) barat laut Xi’an, di dataran Qin Chuan Provinsi Shaanxi. Yang paling terkenal adalah Makam Kaisar Qin Pertama, di timur laut Xi’an dan 1,7 km sebelah barat dimana Terracotta Warriors ditemukan. Piramida Cina juga dibangun selama dinasti Han, Tang, Song, dan Xia.
Ketika New York Times, di Science News Letter (sekarang Science News) mempublikasikan item singkat yang mengatakan “piramida Cina yang dibangun dari lumpur dan tanah liat, lebih mirip gundukan daripada piramid Mesir, menyebabkan kunjungan ilmuwan Amerika ke daerah ini menurun. Para ilmuwan yang telah berada di daerah tersebut menunjukkan bahwa tinggi 1.000 kaki (300 m), lebih dari dua kali lebih tinggi dari piramida Mesir, mungkin terlalu dibesar-besarkan, karena sebagian besar gundukan di Cina dibangun relatif rendah. Lokasi, dilaporkan 40 mil (64 km) barat daya Xi’an, adalah daerah penting arkeologi, tetapi hanya beberapa piramida yang telah dieksplorasi. Victor Segalen yang mengunjungi Cina pada tahun 1913 dan menulis tentang makam Kaisar Pertama (dan gundukan makam lainnya di wilayah ini) di Mission Archeologique en Chine (1914): L’art funeraire a l’epoque des Han. Beberapa piramida Xi’an sekarang menjadi tempat wisata dan piramida memiliki beberapa museum kecil yang menyertainya.

Piramid ini sebelumnya pernah sengaja di kubur dengan maksud menyembunyikannya

“Bukti gambar terbaru membuktikan bahwa piramida Cina memang nyata, menyaingi piramid orang-orang Mesir dan Amerika Tengah dalam hal usia, ukuran dan signifikansi mereka
Tapi apa yang membuat piramida Cina begitu menarik bagi banyak orang adalah apa yang tidak diketahui tentang mereka. Meskipun kita tahu mereka adalah makam untuk Kaisar dan Raja, detail konstruksi mereka masih misteri. Apa yang membuat piramid-piramid China bahkan lebih sulit dipahami adalah bahwa sementara beberapa dari mereka ada yang jelas dan mengesankan, namun banyak yang lainnya, tidak disadari oleh orang yang berjalan disekitarnya, dan ini berlangsung selama berabad-abad, tanpa seorangpun menyadari bahwa apa yang mereka lihat sebagai gundukan atau bukit adalah piramid.
Baik para profesional yang serius maupun penggemar yang berdedikasi percaya jumlah piramida China yang diketahui hanya sebagian kecil dari banyak struktur yang sebenarnya ada tersebar di seluruh China.








Tapi pengetahuan ini hanya menimbulkan pertanyaan membingungkan yang lebih besar, dan banyak lagi. Tentu saja, orang tahu tentang yang di Mesir, struktur yang legendaris di Giza.

Kumpulan Berita Unik
SelengkapnyaDISINI...