.

Penduduk di Desa Ini Kulitnya Bisa Meleleh

Diposting oleh GaBohong


Entah apa yang terjadi dengan penduduk yang tinggal di sebuah desa yang ada di Brazil. Pasalnya mereka akan “meleleh” jika terpapar sinar matahari. Ya, kulit penduduk yang ada di desa ini berubah menjadi sensitif karena sebuah penyakit kulit aneh yang kabarnya juga diwariskan secara turun-temurun. Wow!

Selama ini sinar matahari pagi dianggap menjadi salah satu sumber vitamin yang penting bagi kesehatan kulit. Tentu akan sangat menyenangkan bila dapat menikmati mentari pagi yang hangat dan menyehatkan tersebut. Namun tidak bagi masyarakat yang tinggal di desa Araras, Sao Paulo, Brasil. Bagi sebagian penghuni desa langka tersebut, paparan sinar matahari secara langsung menjadi hal yang sangat menakutkan karena dapat membuat kulit mereka seperti terbakar.

Fenomena aneh ini sungguh benar terjadi! Seperti yang dikutip dari Dailymail, sinar matahari menjadi hal yang harus dihindari oleh penduduk yang tinggal di desa Araras. Pasalnya para penduduk di desa tersebut memiliki alergi yaitu kulit mereka akan meleleh setiap terkena sinar matahari.

Penyakit kulit yang bernama xeroderma pigmentosum (XP) ini telah cukup lama diderita oleh penduduk di Desa Araras. Bahkan penyakit ini juga diwariskan secara turun temurun. Banyaknya penduduk yang bekerja sebagai petani dan menghabiskan waktunya di bawah sinar matahari membuat desa ini menjadi desa dengan penduduk terbanyak yang mengidap penyakit aneh tersebut. Penyakit ini membuat sang penderita menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari karena tubuh sudah tidak mampu memperbaiki diri atas kerusakan yang disebabkan sinar matahari.

Mereka yang menderita XP akan mengalami kulit yang berubah menjadi kemerahan seperti terbakar dan tak sedap dipandang. Bagian tubuh seperti kulit bibir, hidung, pipi dan mata juga ikut terserang penyakit ini. Bahkan kabarnya, beberapa penderita juga mengalami kejang otot, tuli, dan lambatnya perkembangan tubuh. Tak hanya itu penderita XP juga berisiko terkena kanker kulit.

Agar penyakit ini tidak meluas, masyarakat pun harus berhati-hati saat hendak berpergian di siang hari. Salah satunya memastikan telah menggunakan baju dan celana panjang, masker, atau topi untuk melindungi tubuh mereka.

Sumber

{ 0 komentar... baca komentar atau tambah komentar }

Posting Komentar