.

Kisah Istri Setia Penayandang HIV

Diposting oleh GaBohong


Selama 2009 ditemukan 166 kasus HIV/AIDS di Jombang. Dari jumlah itu 122 meninggal dunia. Tren kenaikan penderita HIV sekarang justru ditemukan di kelompok risiko rendah yakni ibu rumah tangga.

Beragam jenis kondom, penangkal HIV/AIDS (Antara/ Ujang Zaelani)
Ind (33) salah seorang ibu rumah tangga dari kawasan Kec. Ngoro Jombang yang menderita HIV yakin tertular mantan suaminya yang telah meninggal. Janda satu anak ini selama hidupnya hanya melakukan hubungan seksual dengan satu suaminya itu. Dia juga tidak pernah menggunakan jarum suntik bergantian dengan penderita narkoba atau penderita HIV.

Wanita berkulit kuning mengetahui dirinya menderita HIV setelah sakit sariawan yang tak sembuh-sembuh, dan berat badanya turun 23 kg. Oleh petugas rumah sakit dia disarankan berobat ke klinik VCT, dan hasilnya ia diketahui menderita HIV.

Saat awal mengetahui dirinya mendeira HIV, wanita ini ingin meninggal. Karena selain banyak dijauhi teman dan kerabatnya, juga harapan untuk hidup kecil.

Namun sejak dia mendapat support dari relawan pendampingan penderita HIV, semangat hidupnya kembali muncul, dan wanita tamat SD ini ingin membesarkan anak semata wayangnya menjadi perawat kesehatan.

Dokter Klinik VCT Muhaeni Suwito mengimbau masyarakat supaya tidak mengucilkan penderita HIV. Karena mengucilkan bisa membunuh semangat hidup dari penderita tersebut. Jangan berganti-ganti pasangan, dan beri pengertian kepada suami agar tidak berhubungan seksual atau menggunakan jarum suntik bergantian dengan orang lain.

Yang tak kalah pentingnya, tanamkan pengertian kepada warga, bersenggolan, berciuman, berjabat tangan, dan tidur satu kamar dengan penderita HIV tidak bisa menularkan virus HIV.

Sumber