Kondisi kesehatan Steve Jobs, pendiri dan bekas CEO Apple Inc, selalu menjadi spekulasi media sejak lima tahun terakhir. Bahkan, obituari Jobs sudah muncul dan tersebar di Internet pada Februari 2011.
Penyakit yang dihadapi Jobs memang terbilang berat. Dia didiagnosa mengidap kanker pankreas sejak 2004. Penganut Buddha ini sudah bicara soal kematian ketika pidato dalam wisuda di Universitas Stanford 2005. Jobs sudah menjalani transplantasi hati pada 2009.
Kamis, 6 Oktober 2011, perjalanan Jobs berakhir. Apple mengumumkan meninggalnya Jobs. Belum ada penjelasan mengenai kondisi kesehatan terakhir dan penyakit yang mungkin menjadi penyebab kematiannya. Apakah memang kanker pankreas yang membunuh Steve Job?
Kanker pankreas tercepat penyebarannya di Amerika Serikat. Hanya sekitar 4 persen pasien yang bisa bertahan hidup selama lima tahun dari diagnosa pertama. Setiap tahun sekitar 44 ribu kasus baru terdiagnosa di Amerika Serikat dan 37 ribu orang meninggal karena penyakit ini.
Pankreas terdiri dari dua kelenjar: kelenjar eksokrin yang memproduksi enzim pemecah lemak dan protein dan kelenjar endokrin yang membuat hormon seperti insulin mampu mengatur kadar gula dalam darah. Jobs meninggal akibat tumor yang berasal dari kelenjar endokrin. Kasus tumor yang berubah menjadi kanker pada mantan bos Apple ini termasuk jarang ditemui pada penderita kanker pankreas.
Pada 2004, Jobs menjalani operasi pertamanya mengangkat kanker di pankreas. Lalu pada 2009, Jobs menjalani transplantasi hati. Transplantasi hati dijalani Eksekutif Utama Perusahaan Animasi Pixar karena ternyata kanker sudah menyebar di luar pankreas.
"Saya selalu berkata, jika pernah ada satu hari saya tak lagi memikirkan tugas dan harapanku sebagai CEO Apple, saya akan menjadi orang pertama yang memberitahu kalian," tulis Job kepada Direksi Apple pada 24 Agustus. "Sayangnya, hari tersebut akhirnya datang."
Menurut sejumlah ahli, Jobs adalah pejuang aneka penyakit. "Dia tidak hanya memiliki kanker, tapi dia juga melawan gangguan sistem imun setelah transplantasi hati," ujar Timothy Donahue dari Pusat Penyakit Pankreas di UCLA. Timothy menuturkan, biasanya sebagian pasien transplantasi hati bisa bertahan dua tahun setelah operasi.
Jobs diketahui menjalani terapi alternatif untuk kankernya. Pada 2008 di majalah Fortune, Jobs berusaha mengurangi penderitaan tumornya dengan diet. Pada Januari 2011, majalah Fortune juga melaporkan bahwa Jobs pergi ke Swiss pada 2009 untuk menjalani terapi hormon berbasis radiasi.
Apakah terapi-terapi yang dijalani Jobs mampu memperpanjang hidup dan meningkatkan kualitas hidupnya, masih belum jelas. Tetapi, sejumlah ahli kanker mengaku terkejut Jobs bisa bertahan selama ini. Pasien kanker pankreas lainnya biasanya tak seberuntung itu. Seperti aktor film GhostPatrick Swayze yang hanya bertahan 20 bulan dari diagnosa kankernya. Rata-rata pasien kanker pankreas bisa bertahan hanya lima bulan.
Sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/amerika/2011/10/06/brk,20111006-360170,id.html
Kategori
Ads
Most View
-
Seorang pria di Serbia karena tidak memiliki rumah lagi ia memilih untuk tinggal di dalam kuburan. Tinggal didalam kuburan mungkin dil...
-
Fakta Unik Seputar Keringat – Pernah berkeringat kan pastinya setiap orang pernah mengeluarkan keringat namun taukah kamu keringat kelu...
-
Banyak dari kita pernah mendengar ramalan kiamat tahun 2012 yang terbukti gagal atau salah. Tapi sepanjang sejarah manusia masih banyak pre...
-
Insiden ini terjadi 60 tahun yang lalu di Jepang. Cerita ini bersal dari sebuah buku terbitan taun 1950an di Jepang. Ini mungkin merupakan ...
-
Belum lama ini, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda , Samud...