.

Hampir Semua Penduduk Kampung Ini Jago Silat

Diposting oleh GaBohong


img

Sudah banyak orang lupa kisah Si Jampang, jago silat yang melawan penjajah Belanda. Tapi tidak dengan warga Desa Jampang, Kabupaten Bogor. Inilah kampungnya para jago silat. Ciattt!

Minggu (4/11/2012) pagi itu, suasana sangat ramai di area luas di samping RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa di Jl Raya Parung, Desa Jampang, Kec Kemang, Kab Bogor. Saat saya melangkah mendekat, aneka spanduk terbaca jelas sekarang: Festival Kampoeng Silat Jampang.

Anak-anak, remaja dan orang dewasa berpakaian silat hitam-hitam, atau putih-putih, mondar-mandir di arena festival. Wah! Bakal seru nih, pikir saya.

img

Arena festival sederhana saja. Begitu masuk kawasan ada pedagang makanan dan minuman, menuju ke lapangan. Di lapangan ada sebuah panggung di satu sudut, dengan tenda di tiga sudut lain lapangan, penuh dengan anak-anak yang lomba menggambar bertema silat.

Di samping lapangan ada pameran fotografi koreografi silat yang menawan, dimana adegan silat dilakukan di atas rakit di sebuah danau. Di belakang lapangan, rupanya para pesilat muda berkelompok sesuai perguruannya. Masing-masing grup sekitar 20-30 orang.

Ciat! Ciat! Bocah-bocah cilik nan menggemaskan asyik berlatih silat dipimpin seorang guru, Saptaji namanya. Saptaji adalah Ketua Kampung Silat Jampang, sekaligus murid dari Sukarna (65), yang konon adalah keturunan ke-6 dari Si Jampang. Bukan main...

Agak bergeser ke belakang, pesilat-pesilat remaja asyik berlatih koreografi duel silat. Golok mengkilat asyik diputar-putar dengan tangan seperti bermain stik drum. Ada dua pemuda bertarung dengan gerakan secepat kilat, menghajar, menangkis bahkan sampai memanjat tubuh lawan, memutar lawan di udara dan membantingnya!

Ya ampun... semua gerakan silat keren yang saya tonton dalam film The Raid, buat mereka adalah santapan sehari-hari. Saya menebak, ada puluhan pria dewasa dengan ilmu silat ala Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan bertebaran di tempat ini. Ilmu silat asli Indonesia yang membuat saya merinding. Apakah orang-orang dan wisatawan sudah tahu tempat ini?

"Jampang ini memang desa yang suka silat dan desa para pesilat. Di desa ini ada 5 perguruan silat dengan sekitar 1.000 pesilat aktif," kata Pembina Kampung Silat Jampang, Arifin Purwakanta kepada detikTravel di sela acara.


Pria yang menjabat Direktur Sumber Daya Dompet Dhuafa ini menjelaskan, Kampung Silat ini dirintis sejak 2009. Silat perlahan-lahan menjadi kegiatan ekstrakurikuler di semua sekolah di Desa Jampang. Tahun 2013 rencananya akan ada 15 perguruan silat besar di Indonesia berkumpul di Desa Jampang.

Kampung Silat Jampang pun diproyeksikan menjadi desa wisata olahraga bertema silat. Hal itu dinilai menjanjikan karena silat memang sedang naik daun di dunia internasional, apalagi sejak film The Raid sukses di dunia internasional.

"Wisatawan bisa ke sini untuk melihat silat dan belajar silat. Rencananya juga nanti ada outbound silat. Festival ini pun sudah masuk tahun ke empat," kata Arifin.

Dalm kesempatan yang sama, Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ismail Said menambahkan pihaknya memang berencana mengembangkan potensi wisata dari Kampung Silat Jampang. Silat bisa dirancang menjadi industri kreatif dan destinasi wisata keluarga yang menarik.
img
"Keluarga yang punya anak bisa datang ke sini hari Sabtu-Minggu, bisa fotografi bertema pesilat, nanti ada outbound silat dan akan dikembangkan latihan women self defence," kata Ismail.

Obrolan kami pun disudahi di situ. Sebabnya, dari kejauhan terdengar bunyi rebana dan orang bermarawis. Wow, parade pesilat akan dimulai!

Aneka perguruan silat tumplek blek, di festival ini. Ada silat Satria Muda Indonesia, Perisai Diri, Beksi Tradisional H Hasbullah, dll. Artis Indra Birowo yang sudah 8 bulan belajar Silat Beksi pun hadir dalam Festival Kampoeng Silat Jampang.

Pengunjung festival berbaris rapi di pinggir jalur parade yang rutenya mengelilingi lahan rumah sakit. Setiap beberapa puluh meter parade berhenti, lantas para pesilat pun memperagakan aneka gerak jurus yang menawan di hadapan para penonton yang antusias. Hap! Hap! Hap! Penonton pun bertepuk tangan meriah.

Sumber